______ Let's ______

TRAVEL. DIVE. EAT. FLY. WRITE. 

_________ Because Everything is Awesome _________

 

 

 

April 25, 2015

14 days Backpacking through Nepal : The Himalayan Dream Journey

" People do not decide to become extraordinary. They decide to accomplish extraordinary things." (Sir Edmund Hillary)

Himalaya adalah rumah bagi puncak-puncak tertinggi dunia. Bagaimana tidak 9 dari 10 puncak tertinggi dunia ada disini dan puncak paling tinggi adalah Gunung Everest. Semenjak keberhasilan pendakian puncak Everest pertama kali oleh New zealander, Sir edmund Hillary dan sherpa, Tenzing Norgay, Himalaya menjadi ambisi berbagai orang di dunia. Ada orang-orang yang hanya ingin melihat dari jauh adapula yang ingin merasakan perjalanan panjang menuju puncak atau hanya sampai basecampnya saja.

Himalaya terbentang melewati negara-negara asia selatan seperti India, Nepal, Bhutan, Pakistan dan China. Dari ke lima negara inilah Himalaya bisa di akses oleh manusia. Saya memilih nepal sebagai tempat masuknya dikarenakan kemudahan aksesnya. Nepal Merupakan negara yang terkunci diantara daratan China dan India jadi jangan heran kalau kamu bakal menemukan berbagai ras di negara ini. Nampaknya sudah dari dahulu kala, Nepal menjadi negara yang sangat terkenal bagi para backpacker dunia dan para hipster yang ingin merasakan indahnya pegunungan himalaya. Sayangnya negara ini masih belum terlalu familiar dengan orang Indonesia (bahkan orang Nepalnya sendiri pun tidak tahu dimana itu Indonesia hehe..) dan mudah-mudahan dengan adanya tulisan ini mimpi melihat puncak tertinggi di dunia itu bukanlah hal yang mustahil. 

Perjalanan kali ini saya namakan "The Himalaya dream journey". Sebuah perjalanan mewujudkan mimpi di masa kecil yaitu menapak jejak di pegunungan Himalaya. 

Intermezzo. "Jangan lupa izin orang tua ya!"
Saya : "Mama, mau nepal boleh ga?"
Mama : "Ngapain disana?"
Saya : "Naik gunung Himalaya"
Mama : "hiiii....jangan disana bahaya"
Saya : "Tenang aja, nginepnya di penginapan, makannya di restoran, banyak desa sampai atas dan banyak orang luar juga" (dengan sedikit memaksa)
Mama : "o..iya Hati-hati kalau gitu" (meskipun nampak tidak rela haha...)

Meskipun bukan anak ingusan lagi tapi bagi saya izin orang tua sebelum perjalanan itu hukumnya wajib. Gunung tetaplah gunung penuh dengan misteri. Bagaimana pun juga ridho orang tua itu yang paling utama.

Mitos dan Fakta
Himalaya itu terbentuk akibat tabrakan antara daratan India dan Asia. Hingga saat ini sisa-sisa pergerakan tabrakan itu masih ada jadi jangan heran kalau sering mendengar gempa bumi di Nepal.

Ketika saya masih duduk di bangku SMA, Himalaya itu identik dengan dingin, ketinggian, kematian dan bahaya. Semua pemikiran itu seketika hilang ketika saya mencoba searching tentang trekking di Himalaya. Kebanyakan orang di situs-situs perjalanan berbahasa inggris bilang "It's Easy", "The track is very clear", "We brought our 10 years old son", "We are in the same team with Grandpa and grandma", "Up there, we ate bunch of Pizza" dan sebagainya. Apa apaan ini!!!????

Faktanya Wisata trrekking di pegunungan himalaya itu adalah hal yang lumrah dan kebanyakan turis yang pergi ke Nepal biasanya memang berniat untuk melakukan trekking. Berbagai insfrasturtur dan fasilitas untuk trekking di Nepal sudah dibangun oleh pemerintah (dan beberapa sumbangan dari institusi dan negara lain) sedemikian rupa sehingga memudahkan para trekker. Petunjuk jalan, jembatan, tangga, jalur dan akomodasi sudah dipersiapkan disana. Tidak perlu lagi membawa perlengkapan yang ribet seperti tenda, kompor, bahan makanan, air sampai 4 botol, kompor dan lainnya  selama trekking. Kenapa? Karena setiap 2-4 jam perjalanan pasti ada desa. Setiap desa menyediakan jasa penginapan, restoran, toilet bahkan wifi dan air panas!!!! Kalau masih ngotot bawa yang aneh-aneh ya itu nyusahin hidup namanya hehe..

Menurut saya Trekking di Himalaya itu lebih aman dibandingkan naik gunung-gunung di indonesia yang harus menerobos hutan, memanjat batu dan tangga akar ataupun meraba-raba jalan.. Meskipun aman, tetap saja naik gunung itu tetap perlu hati-hati dan mempersiapkan fisik. Ketinggian bisa mencapai di atas 4000 mdpl, perjalanan yang lama dan dinginnya bisa di bawah nol sehingga fisik tetap harus ok. Saya biasanya cukup dengan berjogging ria untuk melatih stamina.

Sepanjang perjalanan saya bertemu banyak orang-orang yang sudah berumur 60an ke atas baik wanita dan pria. Perawakannya mereka ya.... seperti kakek-kakek dan nenek-nenek kebanyakan yang rentan dan butuh kasih sayang hehe... Kalau mereka bisa...kenapa kita tidak?

Mau trekking kemana? kenapa pilih Annapurna Basecamp?
Ada puluhan jalur trekking di Himalaya yang tersebar di daerah Annapurna, Everest, Kathmandu Valley, Chitwan ataupun di bagian nepal lainnya. Annapurna saja memiliki belasan jalur trekking. Tinggal pilih saja mana yang mau dilihat dan durasi trekking yang sesuai. Jalur Trekking yang paling terkenal Annapurna Circuit (18-21 hari), Annapurna Sanctuary/Base Camp (8-14 hari) dan Everest Basecamp (15-17 hari). Semua trekking memiliki pemandangan yang luar biasa dan semakin lama durasi trekking maka semakin bervariasi lanskap yang dapat dilihat.

Pilihan Saya jatuh kepada Annapurna Base Camp (ABC) via Poonhill dikarenakan durasinya yang cukup singkat dan dapat merasakan sensasi base camp terakhir gunung Annapurna. Kenapa tidak Everest Base camp? tentu saja jawabanya karena durasi yang terlalu lama. Perjalanan saya ini menghabiskan waktu 7.5 hari saja (7.5 hari sebenarnya lama juga ya haha). Durasi ini sangat cocok untuk para traveller yang liburannya harus disetujui oleh boss. Untuk selanjutnya saya bakal fokus ke Annapurna Base Camp (ABC). 

Itinerarinya bagaimana?
Perjalanan saya kali ini memakan waktu total 14 hari start tanggal 26 maret - 8 April 2015 dengan urutan rincian:
  • 1 hari perjalanan udara KL-Kathmandu
  • 1 hari perjalanan darat Kathmandu-Pokhara
  • 8 hari trekking ABC, 
  • 1 hari di Pokhara 
  • 1 hari hari perjalanan darat Pokhara-Kathmandu
  • 1 hari di Kathmandu
  • 1 hari perjalanan udara Kathmandu-KL
Itenary untuk trekking yang saya buat sebelum ke Nepal sempat berantakan dikarenakan tiba-tiba saja hujan di tengah jalan jadi harus mengejar keterlambatan waktu selama trekking. Bagusnya memang disediakan cadangan hari untuk kejadian tak terduga. Dalam perjalanan ini saya sendiri menyediakan 2 hari cadangan tapi ternyata tidak dipakai juga atau dipaksa tidak di pakai hehe..biar puas keliling kota. Perlu Resume rute trekkingnya yaitu
  • Hari ke 1 : Nayapool - Uleri (6-7 Jam)
  • Hari ke 2 : Uleri - Upper Gorephani (7-8 Jam)
  • Hari ke 3 : Upper Gorephani - Poonhill - Gorephani (40 menit - 1 jam bolak balik) dan Gorephani - Chuile (7-8 jam, Rencana awal sampai Chomrong tapi apa daya hujan badai selama perjalanan)
  • Hari ke 4 : Chuile - Bamboo (8-9 jam)
  • Hari ke 5 : Bamboo - Machapuchare Base Camp (8-9 Jam)
  • Hari ke 6 : Machapuchare Base Camp - Annapurna Base Camp (2 jam) dan Annapurna Base Camp- Bamboo (6-7 jam)
  • Hari ke 7 : Bamboo - Landruk (8-9 jam)
  • Hari ke 8 : Landruk - Pokhara menggunakan Jeep (3 Jam)


Kapan bulan yang bagus untuk trekking? 
Nepal memiliki 4 musim yaitu Fall, Spring, Summer dan Winter.
  • Fall (September - November): Ini merupakan musim terbaik untuk trekking biasanya jatuh sekitar bulan September - November. Curah hujan yang kecil dan langit yang cerah membuat musim ini menjadi Peak-season. Penginapan-penginapan cepat penuh dan harga-harga yang akan berinflasi ria.
  • Spring (Maret - May): Musim terbaik dan Peak-season ke 2. Curah hujan yang kecil, sungai yang lagi deras-derasny dan Bunga-bunga sedang bermekaran. Saya cenderung memilih musim ini karena tidak seramai saat Fall.
  • Summer (June - Agustus: Curah hujan saat musim ini cukup tinggi dan temperatur yang panas juga membuat trekking tidak begitu nyaman.
  • Winter (December - February) : Musim ini juga termasuk bagus dikarenakan langitnya yang cenderung cerah. Kekurangannya hanya satu yaitu suhunya paling dingin dibanding musim yang lainnya. Salju pun lagi banyak-banyaknya saat ini sehingga kadang menutup jalur.
Makanan dan Akomodasi sulitkah?
Kemudahan makanan dan akomodasi inilah yang membuat trekking di ABC menyenangkan. Tidur diatas kasur dengan selimut tebal, Makan pagi dengan pancake ataupun pizza bahkan koneksi wifi yang cukup lumayan.

Selama trekking, harga penginapan super murah cuma 100 - 200 NPR atau 15,000 - 30,000 rupiah!!! tapi itu tidak termasuk wifi, air hangat dan listrik untuk charge HP (beberapa lodge listrik gratis). Cukup menabah 100-200 NPR lagi untuk menikmati fasilitas tambahan itu. Saya bahkan sempat dapat penginapan gratis hehe..

Harga Makanan yang bisa dibilang sedikit lebih mahal sebagai contoh nasi goreng telor dibandrol antara  range harga 190 - 350 NPR tergantung ketinggian Semakin tinggi harga makanan pun semakin mahal. Menu dan harga makanan di setiap penginapan hampir sama bahkan sama persis. Barangkali hal ini sudah dibuat standar oleh pemerintah. Masalah halal atau tidak, menu makanan vegetarian bisa jadi pilihan atau juga bisa bawa abon untuk menambah rasa.

Sekitar 5% penduduk Nepal adalah muslim dan beberapa pangsa pasar wisatawan asing berasal dari Malaysia yang notabene banyak muslimnya. Di kota besar seperti Kathmandu dan Pokhara sendiri memiliki beberapa restoran-restoran halal meskipun tidak banyak dan kadang tersembunyi.

Butuh Porter atau Guide?
Trekking tanpa Porter dan guide di Annapurna Base Camp bisa banget! Saya kemarin trekking tanpa menggunakan jasa mereka ya ... nekat-nekat aja dan ternyata bisa! Sekiranya nyasar atau bertemu dengan percabangan cukup nunggu orang lewat saja atau kalau mau cari gratis ikutin aja turis-turis lain yang bawa guide sekalian ngemodus hehe.. Kalau pakai Jasa tur dari kebanyak travel agent dan hotel bisa habis sekitar 350 USD kalo sendiri cuma habis setengahnya. pilih mana?

Transportasi? kemana-mana naik apa?
Dari Bandara bisa naik taxi menuju Thamel seharga 500-700 NPR tergantung semahir apa kita tawar menawar dengan supir taxinya atau alternatif lain adalah keluar bandara dan ambil taxi luar bandara kalau niat banget menghemat sepeser rupiah.

Pendakian Annapurna Base camp dimulai dari beberapa kota disekitar Pokhara. Bandara internasional hanya ada di Kathmandu jadi perlu transportasi dari Kathmandu ke Pokhara. Banyak pilihan transportasi dari Kathmandu ke Pokhara mulai dari Pesawat, Mini bus, Bus Lokal dan Bus Turis. Kebanyakan turis biasanya memilih Bus turis seharga 800 NPR yang Posisi pemberhentiannya dekat dengan Thamel (daerah tempat nongkrong turis) dan bisa ditempuh dengan jalan kaki. Bus Turis berangkat setiap hari jam 7.30 pagi dan tiket bisa di beli di hotel masing-masing. Untuk transportasi kota taxi dan becak bisa jadi pilihan. Pengalaman kemarin selama di kota tidak menggunakan transportasi apa-apa karena Jalan saja masih bisa.

Apa yang harus dipersiapkan/di bawa?
1. Persiapan Fisik
Ini yang paling utama yaitu persiapan fisik. Meskipun trekking di ABC terbilang aman tapi tetap saja kita harus mendaki sampai diatas 4000 mdpl dan durasi perjalanan yang jauh. Resiko tetap saja ada. Disaat ketinggian 2400 mdpl, resiko altitude Sickness mulai muncul dikarenakan oksigen yang semakin menipis. Jadi jangan lupa lari setiap pagi sebelum berangkat.

2. Visa
Untuk warga negara Indonesia, kita cukup daftar Visa on Arrival di bandara. Jangan lupa untuk mempersiapkan dokumen-dokumen berikut
  • 2 x Pas photo ukuran Passport, 
  • Mengisi formulir yang ada di bandara dan 
  • Membayar uang 25 USD untuk 15 hari atau 40 USD untuk 30 hari
Setelah itu tinggal antri dan dalam 5 menit visa sudah tertempel di Passport. Ukuran foto sebenernya tidak jadi masalah. Kemarin saya bawa photo ukuran 5.5 x 5.5, temen saya 4 x 6 dan dua-duanya tetep diterima hehe. 

3. TIMS dan ACAP
TIMS dan ACAP
Trekker Management Information System atau disingkat TIMS adalah trekking permit yang harus dimiliki sebelum memulai trekking di Nepal. TIMS bisa di buat Nepal Tourism Board atau TAAN di Kathmandu dan Pokhara atau di travel agent/hotel. Cukup membawa 2 Pas photo ukuran Passport, mengisi formulir dan membayar 2000 NPR / 20 USD (tergantung kurs NPR terhadap USD).

Annapurna Conservation Area Project atau disingkat ACAP adalah tiket masuk menuju Annapurna region. Ini juga harus dimiliki sebelum memulai trekking karena jika ketahuan tidak memeiliki permit maka akan dikenakan denda 2 kali harga standar. ACAP bisa di buat Nepal Tourism Board di Kathmandu dan Pokhara atau di travel agent/hotel. Cukup membawa 2 Pas photo ukuran Passport, mengisi formulir dan membayar 2000 NPR / 20 USD (tergantung kurs NPR terhadap USD). 

Perlu diperhatikan bahwa kedua permit itu sebaiknya dibayar dengan NPR karena beberapa tempat tidak menerima USD.

4. Perlengkapan dan barang bawaan
Perlengkapan utama yang harus dibawa adalah Sepatu, Tas, Jacket, senter dan Pakaian. Perlengkapan lain ,seperti Sleeping bag, optional saja (kemarin saya sewa Sleeping bag dan tidak digunakan selama perjalanan tapi kalau musim dingin wajib di bawa). Untuk yang tidak punya Tas dan Jacket bisa disewa dari Kathmandu/Pokhara meskipun kualitasnya KW. Lebih bagus memang bawa dari Indonesia agar nyaman. Harga sewa berkisar 100-200 NPR/hari. Tabel di bawa perlengkapan yang saya bawa kemarin buat referensi aja. Saya juga membawa abon dan kecap untuk menambah rasa.

perlengkapan
Jumlah
perlengkapan
Jumlah
perlengkapan
Jumlah
Celana panjang2celana panjang1Jas hujan1
Celana pendek1kaos1kaos kaki1
baju lengan panjang2jaket1
kolor8kolor1kamera1
tas waterproof1topi1tripod1
jam tangan1
Kupluk2batere senter6
buff1odol/sabun/sampo1
sarung tangan1
handuk1DocumentSendal1
Bantal1photo6
kaca mata cad1passport1kresek3
power bank1form tims1
kabel cas1bolpen1buku guide
1
converter1tas kecil1buku bacaan
1
senter1duit500 usd

20 myr
sendok1tiket nepal1
tupperware1tiket KL1
botol minum prtbl1

5. Tiket Pesawat
Ada beberapa maskapai biaya rendah dari Kuala lumpur yaitu AirAsia dan Malindo air. Harga antara kedua maskapai itu mirip-mirip hanya saja Malindo sudah termasuk makan, bagasi dan hiburan..

6. Uang
Mata uang Nepal adalah NPR atau Rupee. Perlu diingat bahwa Nepal tidak mengimpor mata uang jadi satu-satunya tempat menukar uang adalah di Nepal itu sendiri. Hanya beberapa mata uang saja yang bisa ditukar jadi lebih aman bawa USD (1 usd sekitar 90-100 NPR) saja dari Indonesia. Rupiah tidak laku disana. Seberapa banyak itu bergantung sama gaya hidup. Untuk Trekking ke Annapurna Basecamp sediakan saja 15-20 USD/hari dan ini pasti sisa tergantung gaya hidup. 

Jika semua persiapan sudah dilakukan, Ini saatnya menggapai mimpi di atas pegunungan Himalaya!

61 comments:

  1. Hay, Saya rencana akan melakukan trekking ke ABC pada januari 2016, bolehkah saya meminta kontak anda ? mau sedikit bertanya tentang trekking solo yang anda lakukan, dan informasi" mengenai Nepal .
    Terima Kasih ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh mas. bisa kirim via email saja ke guna1adi@yahoo.com atau chat via fb

      Delete

  2. Wah, thanks respon nya :) mau tanya rute trekking nya kan Nayapool - Uleri - Poonhil - Chuile - Bamboo - Machapucare - Landruk - Pokhara nah itu pakai transportasi apa ? Hotel harus booking jauh hari sebelumnya kah? Thanks

    Best Regards

    Agus

    ReplyDelete
    Replies
    1. nayapol sampai landruk trekking aja ada transportasi itu pas dari pokhara-nayapol (ada jeep juga dari nayapool tapi ga sampai ke uleri) dan landruk-pokhara. Hotel kemaren on the spot dapet2 aja asalkan jangan pas peak season. peak season itu pas fall. booking pun paling via telpon atau via guide

      Delete
    2. Nah, saya rencana akhir maret ini kesana Mas Adi, peak season 2, semoga hotel ga begitu rame, hehe, ada rekomen hotel yg bagus ga sepanjang rute tersebut Mas ? thanks a lot Ya! Wish You Very Happoy New Year

      Delete
    3. Peak season yg k2 masih bisa2 dapet. kemaren juga saya perginya pas april. hotel disana semua sama ala kadarnya yg punya warga2 sana. menu makananannya dan fasilitasnya pun hampir sama. paling klo pilih hotel bisa tanya yg ada wifinya soalnya kadang ada yg ga ada (wifi bayar tapi lumayan buat update). selamat tahun baru juga ya

      Delete
    4. Pagi Mas Adi, Tiket sudah BKD! rencana 18 Mar - 01 Apr, tiba di KTM tggl 19Mar siang dan balik 01 Apr malam. tolong di bantu itenary nya dong, hehe...maaf merepotkan, rencana saya sbb :

      19 Mar : Tiba Kathmandu
      20 Mar : Naik Bus ke Pokhara
      21 Mar : Naik Taxi / Minibus ke Nayapul dan start trekking sampai Bire Thati
      22 Mar : Trekking sampai Ulleri
      23 Mar : Trekking sampai Ghorepani
      24 Mar : Trekking pagi liat sunrise di Poon Hill dan lanjut sampai Tadapani
      25 Mar : Trekking sampai Chhomrong
      26 Mar : Trekking sampai Macchapuchere base camp
      27 Mar : Trekking sampai Annapurna dan sightseeing trus balik ke Macchapuchere atau Deurali ?
      28 Mar : Turun ke Jhinudanda ( hotspring ) bagus stay disana ?
      29 Mar : Turun ke Landruk dan sewa jip ke Pokhara
      30 Mar : Naik bis ke Kathmandu
      31 Mar : City Tour di Kathmandu
      01 Apr : Balik ke DPS

      Tolong dibantu di koreksi dan dikasi masukan, itu cuma dari liat peta saja jadi butuh saran dari yg sudah pernah melakukan :)

      TERIMA KASIH :)


      Delete
    5. untuk pendakian ke ABC via poonhill normalnya itu 10 hari dengan estimasi perjalanan tiap harinya 4-5 jam. kemaren saya di geder sampai mampus sih jadi 7.5 hari tapi perjalanan perhari 7-8 jam. klo diliat itu berarti total 9 hari ya
      1. diusahakan hari pertama sampai uleri klo lebih jauh dari itu lebih bagus. ada jeep dari nayapool-thikedunga..hemat waktu ga begitu banyak yg special dari nayapool-uleri...jadi hemat 1 hari kan
      2. Gorephani ada 2 ada gorepani aja sama upper Gorepani. nginepnya di upper gorephani aja lebih bagus
      3. diusahakan nginep juga di ABC klo ga sempet dri machapucarenya subuh banget biasanya klo udah agak siangan ada awannya tpi untung2an
      4. nginep di hotspring aja
      5. jeep yg ke landruk itu cuma ada pagi hari jadi nyampenya HARUS hari sbelumnya
      6. kalo ada sisa waktu bisa sisai full day di pokhara untuk istirahat setalah trekking
      7. kasih spare waktu kalo plannya ngolor. kemaren sy plan 9 hari juga tapi sy paksa untuk jadi 7.5 hari jadi saya punya backup 1.5 hari klo terjadi apa2 biar ga ketinggal pesawat pulang hehe

      Delete
    6. Mas di ABC ada tnpt pnginapan juga?
      Bgusan nginap di ABC atau MBC??

      Delete
    7. Sampai ABC ada penginapan....ABC aja kalo sempet lebih tinggi tempatnya soalnya

      Delete
  3. Hello Mas salam kenal. Saya Arif. Saya rencana trekking ABC awal Mei tahun ini, tiket berangkat sudah ada dan saya berangkat sendiri (nervous as hell). Kalo boleh tau Mas ada itin breakdownnya gak pas start trekking, mis dari point satu ke point berikutnya ditempuh berapa jam, because I'm on pretty tight schedule. Email saya arifmuhshi@gmail.com Kalo boleh dishare, saya makasi bangat. Blognya bagus mas, saya baca ulang terus artikel ini haha.

    ReplyDelete
  4. Aaah nevermind saya baru liat artikel lanjutannya. Thanks masss.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebenrnya ada lanjutannya lagi mas hehe....ini blog-nya lagi di edit2 dulu biar bagus. ntar klo udah ada foto2nya ditunggu kunjungannya lagi ya hehe. sebenernya lebih ribet naik gunung di Indonesia sih mas dibanding ABC ini. kalo ada yg ditanyain lagi boleh2.

      Delete
    2. Boleh Mas ada Skype atau messenger lain yg aktif ? Thanks

      Delete
    3. saya ada yahoo..skype ada cuma jarang buka

      Delete
    4. Mas Travel Insurance wajib gak ketika apply VOA sama buat TIMS & ACAP ?

      Delete
    5. kemaren saya cuma bayar buat VOA, TIMS dan ACAP aja. kurang tau yng tentang asuransi ini

      Delete
  5. Keren mass, mas sy ada rencana mau ksn, blh gk share jalur lain yg kira2 bisa trek untuk 7-8 hari mas. Sekalian dong mas share itinerary breakdownya brp lama satu teahouse/desa ke desa lain biar bisa atur waktu.. Tks mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya kemaren total trekking 7.5 hari tapi digeder 1 hari jalan 7-8 jam. itinnya kemaren
      hr1: nayapool-uleri
      hr2: uleri-gorephani
      hr3 : gorephani-poonhill-chuile (harusnya sampai chomrong tapi ke hujanan)
      hr4 : chuile-bamboo
      hr5 : Bamboo-machapucare basecamp
      hr6 : machapucahre BC-ABC-Bamboo
      hr7 : Bambbo-Landruk
      Hr8 : Landruk-Pokhara (jeep)

      Delete
  6. Rata2 start jam brp kmudian sampai di teahouse buat istrhat brp lama? Trus smpai dipenginapan jam brp y mas?
    Maap bnyk tnyaa hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya kemaren pengennya jam 8 udah start jalan tapi faktanya karena kecapean di hari sebelumnya jadi biasanya mulai jam 9 atau 10 pagi. rata-rata sampai di penginapan antara jam 4 atau 5 sore. untuk istirahat hampir setiap 1-2 jam (kalau udah diatas tiap 2 jam baru ada tea house) jalan kaki itu ada tea house, saya ga nentuin waktu berapa lama asalkan butuh istirahat berhenti kalo udah cukup langsung berangkat lagi

      Delete
  7. utk chekpoint permit gmn mas? apakah ada ptugas yg memeriksa sblm kita masuk?
    Saya baca bbrapa artikel mngenai trek dan dsrankan apply buat asuransi perjalanan, apakah mas adi jg pakai? kira2 apakah menurut mas perlu utk cover asuransi?

    ReplyDelete
    Replies
    1. petugas bakal ngecheck ACAP dan TIMS. jadi emang harus dipersiapkan kalau ga bayarnya double ntar. saya keamren cuma apply TIMS dan ACAP aja ga ada yang lain. ntah mungkin di dalam permit itu ada asuransi ato ga lupa sish. Kalo beli tiket make kartu kredit kan udah dapet asuransi gratis

      Delete
  8. Apa ada jeep dari pokhara ke landrung? Lumayan biar mempersingkat waktu tempuh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. dari pokhara landruk ada jeep. posisinya bukan di lakeside tapi jadi harus naik taxi dulu. Saya kurang tahu jam berapa berangkatnya dari pokhara. soalnya kemaren saya dari Landruk ambilnya

      Delete
  9. Untuk Ilyasa
    1. Jalur mana yang paling pendek/cepat
    Kemaren saya 7.5 (dengan syarat jalan 8 jam setiap hari) hari jalur Annapurna Basecamp via poon hill. atau mungkin mau cuma Poon hillnya aja tanpa harus ke Annapurna BAse camp. itu bisa cuma 4 hari aja
    2. Jeep sampe mana paling jauh? Rencana mau naik jeep biar mempersingkat waktu perjalanan
    Jeep ada yang sampai Landruk. ada juga yang sampai Thikedunga
    3. Rencana saya berangkat dari tanggal 25 maret dari Jakarta dan Tiba lagi di Jakarta tanggal 4 April (10 hari) apa bisa?
    At least butuh 4 hari sih buat perjalanan pesawat + transfer Pokhara <-> Kathmandu. jadi cuma punya waktu trekking 6 hari. menurut saya agak terlalu mepet klo mau sampai annapurna base camp. kalau cuma sampai poon hill masih mungkin

    ReplyDelete
  10. Hi mas gun...
    Boleh tau rincian biaya selama trekking ke ABC ?

    Thanks :D


    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemaren saya habis sekitar 8 juta udah include sama pesawat. rinciannya ga ada sebenrnta tapi kurang lebih kek gini lah
      65 USD buat visa, tims, acap
      15 usd/hari termasuk penginapan klo di kali 14 anggap 210 USD
      30 Usd Transportasi selama disana
      3 juta pp buat pesawat
      sisanya sih tergantung gaya hidup masing2 mungkin belanja oleh2 atau sewa alat klo perlu

      Delete
  11. Pagi mas. Lagi lagi saya mau nanya masalah trekking menuju abc. Flight saya kebetulan tiba di Kathmandu jam 19.45 waktu setempat , trs rencana nya saya mau check in hotel dan hari berikut nya pagi hari mau lngsng menuju pokhara. Apa bsa saya mengurus perizinan di pokhara? Kalo bsa, tempat nya dmna? Resmi urus sendiri atau harus ke calo? Nnti dr pokhara ambil jeep menuju landruk jd mulai trekking dr landruk. Apa mungkin mas? Makasih mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih sempat mas, kemaren saya juga gitu
      biasanya bis nyampe Pokhara jam 3 sore. ntar dari sana jalan aja sekitar 15 menit ke Nepal tourism board (tutupnya sekitar jam 4). map nya bisa liat di postingan http://www.gunaadi.com/2015/04/14-days-in-nepal-2-namaste-nepal.html
      disana udah bisa bikin kedua permitnya. kalo ga sempet ya via agent juga ga masalah sih biasanya banyak agent2 di pinggir jalan.

      untuk ambil jeep dari Pokhara ke Landruk bisa aja cuma posisi naiknya bukan di lakeside tapi di sebuah perempatan yg kira2 20 menit naik taksi. Saya kurang tau jam keberangkatan Jeepnya kalo dari pokhara soalnya kemaren sy ambil jeepnya start dari Landruk. mungkin bisa check2 lagi di internet

      Delete
  12. Salah satu impian, semoga kesampean tp lama yaaa 14 hari hehehe

    ReplyDelete
  13. Info menarik... thanks brother...

    ReplyDelete
  14. Tim kami berencana ke sana... informasinya cukup lengkap...makasihh

    ReplyDelete
  15. Sangat bermanfaat untuk orang seperti saya yang sedang menyusun rencana trekking ke Himalaya. Terimakasih sudah mau berbagi pengalaman, and it's a very good writing after all. :)

    ReplyDelete
  16. Terimakasih atas tulisannya, semakin menguatkan semangat saya untuk jalan ke sana. Boleh minta alamat emailnya, Mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih juga. email saya guna1adi@yahoo.com

      Delete
  17. Ada yang mau rencana ke abc desember 2016 ini ga?tiket blm bookinh sich kalau ada bisa menyesuaikan jadwal email saya maya_syafni2001@yahoo.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, mas Gunawan dan Mb Maya. Terima kasih atas sharingnya, Mas. Mb Maya,saya dah beli tiket ke kathmandu pp tgl 9 Nov dan 21 Nov 2016, rencana mau ke Anapurna Base Camp Trek. Barangkali mb mau join? saya pergi solo. saya dah email mb. Makasih

      Delete
  18. Halo mas, saya kebetulan tahun depan mau kesana :) tepatnya bulan mei, terhitung peak season 2 ya. :)

    Untuk trekking lebih cepat lewat mana ya, Mas? via poon hill apa via satunya? waktu saya cuma 12 hari

    bisa minta detail itinerari perjalanannya? saya sampai khatmandu sore hari,

    saya juga kirim email ke guna1adi@yahoo.com :), mohon di reply :). thx

    ReplyDelete
  19. Hi ukiz
    Lebih cepat lewat jalur yg satunya bisa hemat sekitar 2 hari. kalo 12 hari cukup sih 4 hari disisain buat stay di kathmandu pokhara sama perjalanan pp jadi annapurnanya 7-8 hari lewat jalur biasa. itinerary sudah ada di atas mas hehe

    ReplyDelete
  20. Hai mas gunawan..thx bgt info ny cukup membantu n ngeracunin untuk pergi ke sana...sy rencana feb 2017 ke sana..tp problem ny waktu cuti yg terbatas..cm dpt 1 minggu..sy mau tanya apakah ada kendara an yg bs di gunakan untuk sebagian besar jalan ke abc..misalkan angkot/sewa motor..lol..untuk hemat waktu perjalanan

    ReplyDelete
    Replies
    1. ga ada mas soalnya sebagian besar jalannya tangga. jeep paling banter itu di thikedunga dan landruk saja

      Delete
    2. Hai mas koli, jadi bulan ini ke ABC? Saya berangkat tgl 25

      Delete
  21. Ada kah kawan2 rencana berangkat ke EBC 2017 ini??

    ReplyDelete
  22. adakah Kawan2 yang berangkat ke EBC 2017 ini??

    ReplyDelete
  23. Ongkos jeep dari landruk ke pokhara brp mas?

    ReplyDelete
  24. cuma 8 jutaan? *menjerit histeris*
    Langsung cek tiket!

    Thanks sharingnya mas

    ReplyDelete
  25. mau nanya untuk penginapan lodge/guesthouse dipinggiran jalur trek itu bayarnya langsung apa ada booking2 dulu? tkt full hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. sejauh yang saya baca sih, bayar langsung di tempat

      Delete
    2. bayar di tempat ga bisa booking2an kecuali tau nomer lodgenya atau make guide

      Delete
  26. gak lancar bahasa inggeris gimana nih mas??? hehehe.... serius nih... 2018. ada gak ya guide yg bisa bahasa melayu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo ga lancar bahsa inggris ya udah ga perlu ngobrol sama guidenya, cukup ikutin guidenya aja biar ga nyasar hehe
      cari aja kawan yg bisa bhs inggris

      Delete
    2. hai aboed,

      saya berangkat 10 februari 2018
      saat ini masih sendiri, mau bareng ?

      Delete
  27. Sya sekrang ada di Malaysia . saga mau pergi tourist me Nepal ada cuti kerja kan mau liburan ke Nepal boleh gak pergi tourist ke Nepal Dari Malaysia . Tampa hrus pulang dulu k Indonesia .

    ReplyDelete
  28. Terimakasih kak, tulisan dan inponya sangat lengkap semoga tahun depan sampai kesana....

    ReplyDelete
  29. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete