______ Let's ______

TRAVEL. DIVE. EAT. FLY. WRITE. 

_________ Because Everything is Awesome _________

 

 

 

November 7, 2014

8 days in China : Perjalanan dari Jiuzhaigou ke Zhangye


Sengaja saya membuat lembar khusus untuk perjalanan dari Jiuzhaigou ke Zhangye karena menurut saya perjalanan ini seru. Perjalanan ini memakan waktu kurang lebih 24 jam dengan menggunakan dua moda transportasi yaitu bis dan kereta. Dikarenakan keterbatasan berbahasa mandarin, kami semua pasrah mau dibawa kemana oleh pak supir dan pak masinis ini hehe.

Seri lengkap tentang perjalanan lainnya di China bisa di lihat di tautan berikut

[27 Oktober 2014] Jiuzhaigou - Lanzhou
Tujuan kami esok adalah Lanzhou sebagai kota transit sebelum menuju zhangye. Bisa dibilang ini adalah jalur yang paling rumit selama perjalanan ini. Informasi yang minim dan keterbatasan transportasi menuju kesana. Perjalanan dari Jiuzhaigou menuju Lanzhou hanya ada menggunakan bis dan hanya 1 kali dalam sehari jadi seandainya kami gagal mendapatkan bis ini maka makan hancur sudah itinerari kami. Sebagai persiapan, kami sudah memesan tiket bus di hotel kami menginap seharga 230 CNY + 10 service fee. Harganya terbilang murah karena jika dibandingkan pesawat, bis jauh lebih murah. Lama perjalanan selam 12 jam dengan pemandangan dataran tinggi tibet lengkap dengan rumah-rumah suku tibet, hewan yang bernama yak dan padang rumput savana yang luas sekali. 

Sekelompk Yak yang sedang menghalangi jalan
Posisi Terminal bus tidak jauh dari hotel mungkin sekitar 1.5 km saja. Menuju terminal bus kami memanfaatkan Taxi seharga 30 CNY. Kami berangkat dari hotel jam 6 pagi dan keadaan saat itu masih gelap gulita. Untungnya saat itu sudah banyak taksi berlalu-lalang di jalan. Sesampainya disana, kami bertanya ke loket disana untuk mendapatkan informasi "yang manakah bis kami?" dan tentu saja dijawab dengan bahasa mandarin. Kami pun semakin tidak mengerti lalu seseorang menunjukkan layar monitor yang menunjukkan nomer bis yang akan berangkat. Sip mantap! Sebelum berangkat semua tas diharuskan melalaui x-ray dulu. Ini kali pertamanya saya naik bis tapi ada x-ray-nya. Setelah dperhatikan ternyata tidak ada seorang pun yang melihat di monitor. Setelah lolos dari x-ray kami pun dipandu menuju bis yang seharusnya. Tepat jam 7 pagi bus pun berangkat. 

Bis ini cukup nyaman untuk perjalanan selam 12 jam. Seperti biasa di dalam bis ini pun disediakan tempat sampah untuk orang meludah hehe. Pengemudinya pun sudah sekelas dengan supir bis  di Indonesia bedanya adalah yang ini kerjaannya klakson mulu. Selama perjalanan kami dihibur oleh pemandangan khas dataran tinggi tibet. padang rumput yang luas, rumah khas suku tibet sampai hewan ternak yak yang berkeliaran dijalan (beberapa kali sempat menghalangi jalan sampai si supir emosi haha).

Bus sempat berhenti untuk istirahat di sebuah restoran yang entah dimana lokasinya. Hanya restoran ini saja yang ada sisanya adalah padang rumput. Beberapa orang terlihat pergu menuju toilet terdekat dan teman saya bernama Victor salah satunya. Kembalinya dia dari WC, wajah teman saya yang satu ini terlihat emosi. Ternyata WCnya komunal dan hanya sekat tembok saja yang memisahkan, tak ada pintu dan tak ada sekat. barangkali ketika ia masuk kemudian melihat ke kiri atau ke kanan, dia melihat seseorang sedang ah.. sudahlah haha.

Kami tiba di Zhangze sekitar jam 8 malam, nyaris saja kami ketinggalan kereta. Beruntungnya bis kami melewati Stasiun Lanzhou sehingga kami meminta berhenti disana.

Perjalanan kereta Lanzhou - Zhangye
Ruang tunggu stasiun Lanzhou
 Bisa dibilang sistem kereta api di China sudah cukup modern dan bahkan sudah ada bullet train! Kita pun bisa membeli tiket secara online. Sayangnya kereta di China sangat diminati oleh orang lokal jadi biasanya kereta akan penuh jika tidak dibeli jauh-jauh hari


1. Kereta api di China
Kereta Api di China biasanya dimulai dari sebuah huruf dan pastinya semakin mahal harganya makan semakin bagus penampakan dan fasilitas keretanya. Kebanyakan kereta sudah dilengkapi gerbong tidur terutama yang memeiliki perjalanan jarak jauh. Kereta di China terbilang aman bahkan setiap gerbong dijaga oleh 2 kondektur. Karena kami turis-turis kere maka kami membeli kereta tipe K atau tepatnya K9661 yang melaju sepanjang jalur hingga Dunhuang. Ada juga kategori kereta lain antara  lain

  • Tipe C, D & G : Kereta ini merupakan kereta yang paling cepat, modern dan semuanya. Kecepatannya bisa mencapai 200-300 km/h. Beberapa tipe ada yang sudah dilengkapi gerbong tidurnya.
  • Tipe Z : Merupakan kereta tidur cepat yang paling bagus setelah kereta tipe C, D & G
  • Tipe T : Tipe T ini memiliki kecepatan dibawah tipe Z begitu pula fasilitasnya
  • Tipe K : Inilah Tipe yang paling bawah dan paling murah. Setelah mencoba kereta tipe ini menurut saya fasilitasnya juga sudah cukup ok
2. Pemilihan Kursi
Koridor di kelas soft sleeper
Kita bisa memilih beberapa tipe kursi di dalam kereta terutama untuk kereta tidur, antara lain:

  • soft sleeper : Tipe gerbong yang paling nyaman dilengkapi tempat tidur dengan 4 kompartemen di dalam satu ruangan pribadi lengkap dengan meja dan kadang sumber listrik. Tentu saja ini tipe yang paling mahal.
  • hard sleeper : Tipe gerbong tidur yang cukup nyaman. Hal yang membedakan dengan tipe Soft sleeper adalah tempat tidur kini berjumlah 6 kompartemen sehingga ruang kosong semakin sempit. Poisisi tempat tidur tidak ditempatkan di ruangan khusus jadi akan terlihat lalu-lalang orang di koridor
  • Soft seat : tempat duduk berupa kursi yang cukup nyaman
  • Hard seat : sama seperti soft seat kenyamanannya di bawah soft seat
Hard Sleeper vs soft sleeper
3. Booking secara Online
Membeli secara online sangat bisa dan dianjurkan karena kereta sering cepat penuh. kemaren saya membeli online di www.ctrip.com. Selain situs ini, ada juga situs-situs agen perjalanan lainnya yang terpercaya. Jangan samapai salah ketika memasukkan informasi diri dikarenakan akan diperiksa kembali saat penukaran tiket. Pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan kartu kredit. Jangan lupa agar kertas dicetak agar bisa ditukar dengan tiket yang asli nantinya

4. Cara menukarkan tiket
Kami menuju konter tiket dan menunjukkan bukti pembelian teket secara online. Sangat tricky untuk memilih konter mana yang didedikasikan untuk penukaran tiket online. Baiknya menanyakan ke petugas setempat terutama di kota-kota kecil yang jarang dilengkapi informasi berbahasa inggris. Setelah bukti pembelian tadi dikonformasikan, kami pun diberi tiket yang sebenarnya.

Kereta K9661
Kartu tiket
Kereta kami nomer K9661 tipe soft sleeper seharga 205 CNY keberangkatan jam 21.30 untuk perjalanan selama 7 jam menuju Zhangye. Tak lupa tas kami harus melalui x-ray terlebih dahulu sebelum masuk kereta. Sebelum kereta berangkat tiket kami diambil dan ditukar oleh kartu. Nantinya kartu itu akan ditukar lagi dengan tiket ketika akan sampai di tempat tujuan jangan khawatir ketiduran di kereta karena akan dibangunkan oleh petugas. Kereta cukup bersih dan terlihat banyak sekali orang-orang sudah tertidur. Kami membeli tiket tipe soft sleeper dimana kami akan duduk di kasur dengan 3 tingkatan. kebetulan saya mendapatkan tingkat ke tiga karena itu yang paling murah hehe. Kasur di tingkat ketiga ini rentang ruangnya dengan atap kereta sangat dekat sehingga duduk pun tidak bisa. Perjalanan kami pun dimulai dengan tertidur lelap hingga esok sampai di tujuan.

No comments:

Post a Comment